INDONESIAN ORIGINAL VERSION by UJUNGPANDANG EKSPRES Rabu, 10-09-2008



LSO Bidik Udang Vannamay Sulsel Rencana Investasi 50 Juta $US

MAKASSAR, Upeks--Perusahaan asal Singapura, Lim Shrimp Organization (LSO) akan menanam modal di Sulsel untuk pengembangan produksi udang jenis Vannamay. Udang ini tergolong salah satu komoditas perikanan andalan Sulsel, selain jenis udang windu.

Direktur Eksekutif LSO, Djames Lim CC menyebutkan, pihaknya berencana akan menginvestasi sedikitnya 50 juta Dollar Amerika untuk partisipasi pengembangan produksi dari hulu sampai hilir. LSO akan melakukan aktifitas produksi mulai dari proses pembibitan sampai marketing atau penjualan.

"Kita tertarik dengan pengembangan udang di Sulsel, apalagi kami tahu Pemprov Sulsel memiliki program pengembangan produksi 33 ribu ton sampai 2013 nanti," terang Djames usai bertemu Gubernur Sulsel, H Syahrul Yasin Limpo, di Kantor Gubernur, Selasa (9/9).

Sebelum ke Sulsel, LSO sudah menjalankan usaha di Lampung dengan membina lahan tambak seluas 150 ribu hektar. Namun menurut Djames, Sulsel lebih berpotensi dan produktif dibanding Lampung. Dalam usahanya nanti, LSO tidak akan memproyeksikan pengadaan lahan baru, tetapi tetap menggunakan lahan milik masyarakat, sehingga metode yang akan digunakan berbasis partisipatif.

Gubernur Sulsel, H Syahrul Yasin Limpo di Kantor Gubernur menyambut baik upaya serius LSO. Bahkan sebagai tandanya, Syahrul menyatakan pemprov akan mendukung seluruh keperluan investasi tersebut.

"Semakin banyak investasi justru semakin baik bagi daerah ini. Setelah ini, mungkin sesudag Lebaran, kita masih akan bertemu lagi untuk pembicaraan lebih tajam dan detail," katanya singkat.

Kepala Sub Dinas (Kasubdin) Budidaya Perikanan Dinas Perikanan dan Kelautan Sulsel, Sulkaf Latief menyebutkan, saat ini lahan tambak yang tersedia sekitar 99.453 hektar. Luas lahan tersebut paling besar tersebar di Pinrang, Wajo, Pangkep, Maros, dan Barru. Sedangkan lokasi pembibitan udang (benur) terbesar terdapat di Barru dan Takalar.

Senada dengan itu, saat dikonfirmasi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Sulsel, H Amal Natsir memprediksi, masuknya LSO dapat mendongkrak volume produksi udang Sulsel sampai 30%, termasuk volume ekspor.

"Kalau fix, operasional LSO dapat mendorong produksi kita sampai 30%. Apalagi LSO serius mulai pembibitan sampai pemasaran produksi," ungkapnya.

Amal mencatat, ekspor udang Sulsel tahun 2007 senilai Rp47 juta Dollar Amerika dengan volume enam juta ton. Tujuan ekspor antara lain China, Belgia dan Eropa. (Syukur Usomaru)

legend blue 11s michael kors outlet jordan retro 6 black infrared 6s black infrared 6s jordan retro 6 legend blue 11s coach outlet online kate spade outlet jordan 6 black infrared lebron 12 coach outlet online michael kors outlet jordan 11 legend blue michael kors outlet beats by dre outlet retro jordans jordan 11 legend blue lebron 11 black infrared 6s jordan retro 6 legend blue 11s black infrared 6s jordan 11 legend blue jordan 11 legend blue beats by dre cheap legend blue 11s legend blue 11s jordan 11 legend blue coach outlet online jordan retro 6 beats by dre cheap cheap oakley sunglasses coach outlet online jordan retro 6 legend blue 11s legend blue 11s louis vuitton outlet jordan 11 legend blue legend blue 11s